Sunday, 6 June 2010

Support untuk Windows XP SP2 segera berakhir

Bagi anda yang menggunakan Windows XP Home/Professional Service Pack 2 (SP2) mungkin harus segera menyiapkan diri untuk menginstall SP3. Mungkin sebagian sudah tahu, bahwa tidak lama lagi, Microsoft akan mengakhiri dukungan (support) untuk Windows XP SP2. Tepatnya, support ini akan berakhir tanggal 13 Juli 2010. Sebelumnya, Service Pack 1 dan 1a sudah berakhir 10 Oktober 2006 lalu. Apa sebenarnya Service Pack dan apa efeknya jika dukungan atau support untuk windows ini sudah berakhir ?

Apa Itu Service Pack ?

Service Pack merupakan kumpulan atau koleksi update, perbaikan atau tambahan fitur untuk sebuah software/program yang di distribusikan dalam bentuk sebuah paket installasi. Karenamerupakan kumpulan berbagai perbaikan, biasanya ukurannya cukup besar.Windows XP ( 32 bit ), sampai saat ini sudah sampai tahap Service Pack 3 (SP3), yang sebelumnya sudah ada SP1 dan SP2. Kebanyakan berisi perbaikan celah keamanan yang muncul atau kesalahan program, meskipun untuk SP2 disertakan juga berbagai tambahan fitur untuk Windows XP.

Untuk Windows XP SP1, microsoft sudah mengakhiri dukungannya sejak 10 Oktober 2006, dan sebentar lagi Windows XP SP2 juga akan berakhir. Menurut Microsoft, Windows XP SP2 akan berakhir tanggal 13 Juli 2010. Sedangkan untuk SP3 masih di support sampai 8 April 2014.

Apa Dampak jika Service Pack Berakhir ?

Jika kita menggunakan Windows XP SP2 dan dukungan (support) sudah berakhir, maka kita tidak akan menerima update atau perbaikan lagi dari Microsoft. Atau dengan kata lain, Microsoft tidak menyediakan update dan perbaikan lagi, setelah tanggal itu, meskipun Windows tetap akan bisa digunakan seperti biasa. Tetapi dengan tidak adanya support (dukungan), bisa berakibat cukup fatal bagi keamanan komputer kita, terutama ketika komputer terkoneksi ke Internet. Sebagai Sistem operasi yang paling banyak digunakan, windows XP banyak menjadi sasaran (serangan). Semakin lama, semakin banyak ditemukan celah keamanan yang berbahaya, sehingga bisa berakibat fatal semisal komputer dikendalikan dari tempat lain, mudah terserang virus, worm, trojan dan lainnya. Dengan adanya Service Pack, celah keamanan tersebut biasanya segera diatasi atau minimal bahaya yang bisa ditimbulkan lebih berkurang.
Apa Solusinya ?

Jika masih menggunakan Windows XP, maka alternatifnya adalah segera menginstall Service Pack

3, karena supportnya masih berlanjut sampai tahun 2014. Jika komputer hanya digunakan di rumah dan tidak digunakan untuk online (koneksi internet), maka installasi SP3 bukan kebutuhan yang mendesak. Jika kita ingin menginstall SP3, windows minimal harus sudah di install SP1.

Download Service Pack 3 dapat langsung didapatkan dari situs Microsoft (download SP3) atau dari alamat lainnya seperti softpedia. Ukurannya memang lumayan besar, sekitar 316 MB. Sebelumnya SP3 juga disediakan beberapa majalah komputer lokal.

Link Terkait :
http://en.wikipedia.org/wiki/Windows_XP
http://ebsoft.web.id/

Konfigurasi Encapsulation, VPI, dan VCI, untuk berbagai macam Modem ADSL

Berikut ini data konfigurasi Modem untuk koneksi Speedy: Encapsulation, VPI, dan VCI, untuk berbagai macam Modem ADSL

Jika Anda memiliki informasi tambahan yang lebih valid silakan tambahkan di komentar. Jika memungkinkan, tolong check terlebih dan/atau di-test terlebih dahulu. Setelah yakin dapat segera Anda kirim ke posting. Jika nanti sudah terkumpul jadi satu maka jika diperlukan akan mudah disebarluaskan, di-copy atau dicetak.

Informasi penting macam ini harusnya dapat kita temukan di homepage resmi ISP SPEEDY (TelkomNet) yang seharusnya lebih tahu soal data/konfigurasi teknis. Sehingga kita tidak terpaksa kita harus swadaya mencari sendiri. Posting ini dibahas di WPKO (Waroeng Pojok Kang Onno - http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?pid=2101 ), kemudian diteruskan ke beberapa blog yang membahas speedy. Semoga bermanfaat…

Setting Modem Speedy dari Berbagai Daerah
Konfigurasi Encapsulation, VPI, dan VCI, untuk berbagai macam Modem ADSL

Setting modem speedy Berikut ini data konfigurasi Modem untuk koneksi Speedy: Encapsulation, VPI, dan VCI, untuk berbagai macam Modem ADSL
Jika Anda memiliki informasi tambahan yang lebih valid silakan tambahkan di komentar. Jika memungkinkan, tolong check terlebih dan/atau di-test terlebih dahulu. Setelah yakin dapat segera Anda kirim ke posting. Jika nanti sudah terkumpul jadi satu maka jika diperlukan akan mudah disebarluaskan, di-copy atau dicetak.

Informasi penting macam ini harusnya dapat kita temukan di homepage resmi ISP SPEEDY (TelkomNet) yang seharusnya lebih tahu soal data/konfigurasi teknis. Sehingga kita tidak terpaksa kita harus swadaya mencari sendiri. Posting ini dibahas di WPKO (Waroeng Pojok Kang Onno), kemudian diteruskan ke beberapa blog yang membahas speedy. Semoga bermanfaat…

A. Jakarta
1. Untuk Modem ADSL buatan Alcatel-Lucent (France)
Encapsulation = PPPoA • VPI = 8 • VCI = 35

2. Untuk Modem ADSL buatan Huawei Technologies Co Ltd (China)
Encapsulation = PPPoE • VPI = 0 • VCI = 35 (lama)

Encapsulation = PPPoE • VPI = 8 • VCI = 81 (updated, thanks to s4nji)

3. Untuk Modem ADSL buatan Siemens AktienGesellschaft (Germany)
Encapsulation = PPPoA • VPI = 1 • VCI = 33

B. Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan, Sulawesi
1. Untuk DSLAM buatan ZTE (ZhongXing Telecommunication Equipment Co Ltd)(China)
Encapsulation = PPPoE • VPI = 8 • VCI = 81

2. Untuk DSLAM buatan Huawei Technologies Co Ltd (China)
Encapsulation = PPPoE • VPI = 0 • VCI = 35

3. Untuk DSLAM buatan ArticoNet
Encapsulation = PPPoE • VPI = 0 • VCI = 35

4. Untuk Modem ADSL buatan TP-Link (yang paling sering digunakan adalah tipe TD-8817)
Encapsulation = PPPoE LLc • VPI = 0 • VCI = 35

CATATAN
* VPI : Virtual Path Identifier merujuk pada sebuah bidang 8-bit (paket data user ke jaringan) atau 12-bit (paket antar jaringan) dalam header dari sebuah paket Mode Transfer Asynchronous (MTA). VPI, bersama-sama dengan VCI (Virtual Channel Identifier) digunakan untuk mengidentifikasi tujuan sel berikutnya saat melewati serangkaian switch MTA dalam perjalanannya. VPI berguna untuk mengurangi tabel switch dari beberapa Sirkuit Virtual yang memiliki jalur tertentu.
 

* VCI: Virtual channel identifier adalah sebuah identifikasi unik yang menunjukkan sirkuit virtual tertentu di dalam sebuah jaringan. VCI adalah bidang 16-bit dalam header sel Mode Transfer Asynchronous. VCI, bersama-sama dengan VPI (Virtual Path Identifier) digunakan untuk mengidentifikasi tujuan sel berikutnya saat melewati serangkaian switch MTA.
----------------------------------------------------------------------------------------
sumber :

http://opensource.telkomspeedy.com
http://guntingbatukertas.com

Cara Setting Modem Speedy Huawei

Untuk kemudahan penggunaan di rumah lebih disarankan untuk menggunakan mode bridging. Hal ini untuk menghindari kasus lupa mematikan modem yang dapat menimbulkan durasi yang panjang (untuk Speedy time based) maupun usage yang besar karena  network attack (untuk Speedy volume based).

Info Standar Modem:

Default IP: 192.168.1.1
Default User : admin
Default Password : admin

Untuk menyettingnya silahkan buka browser IE atau Mozilla firefox juga bisa. Pertama Masukkan ip address defaultnya yaitu http://192.168.1.1/ di addressbar browser kamu dan setelah muncul form login masukkan username dan passwordnya, klo dah berhasil masuk ke modem selanjutnya kita sudah bisa melakukan penyettingan modem.
Untuk keamanan silahkan diganti passwordnya di menu Tools > System Management > edit dan submit.
Setting Bridge:

   1. Klik Menu Basic
   2. Klik/pilih WAN Setting
   3. Pada settingan PVC pilih PVC 4 (defaultnya VPI:8, VCI 81)
   4. Untuk pilihan lainnya biarkan Standar.
   5. Submit
   6. Lakukan Setting Dialup di PC buat koneksi Internetnya.
   7. Selesai


Gambar 01
Setting PPoE:

   1. Klik Menu Basic
   2. Klik/pilih WAN Setting
   3. Pada settingan PVC pilih PVC 4 (defaultnya VPI:8, VCI 81)
   4. Pilih Mode Routing
   5. Pilih Encapsulation PPoE
   6. Silahkan Masukkan Username dan Password Speedy pada Login Information
   7. Untuk pilihan lainnya biarkan Standar, Jika anda menggunakan router/mikrotik setelah modem lebih baik menggunakan static ip address dan fungsi DHCPnya diset di router.
   8. Submit
   9. Selesai

Gambar 02
Cek Status Koneksi Modem :


Gambar 03

Setelah settingan modem huawei selesai ada baiknya kita cek status koneksinya. Untuk Memastikan koneksinya sudah nyambung bisa kita lihat di menu status > system information, pada ADSL Statenya akan menunjukkan Show time dan berarti sudah berhasil koneksinya, pastikan bandwidth yang didapat sudah sesuai dengan BWnya speedy. Atau untuk lebih memastikan lagi bisa kita cek di Menu Status > Service Information, Jika koneksi berhasil pada PVC-4 (VPI/VCI:8/81) IP addressnya udah dapet dan statusnya ditandai centang hijau.

Setelah Selasai dan koneksinya sudah berhasil silahkan coba tes ping dari PC dan tes di browser dan tes keepatannya dengan layanan speedtest. Untuk Keamanan silahkan dietting lebih lanjut di Menu Advance.

Mudah2an Cara Setting Modem Speedy Huawei ini bermanfaat bagi yang masih ragu2 dan bagi yang udah mahir silahkan share disini.

Update:
1. Untuk settingan VPI silahkan disesuaikan dengan nilai VPI dan VCI masing-masing daerah, misalnya didaerah di Lintau (Sumbar) menggunakan VPI=8 dan VCI=81
2. Jika Statusnya Seperti di Gambar 03 udah hijau semua tapi blum bisa Nyambung ke Internet berarti routingnya masih bermasalah, coba periksa kembali apakah Default Route dan NAT nya sudah Enable seperti pada Gambar03

Setting Modem ADSL TP-LINK TD-8817 ADSL2/2+Ethernet/USB Router

 Langkah Setting Modem ADSL Speedy Merk TP-LINK TD8817
1. Pastikan semua Kabel terpasang dengan baik
 2. Klik Start menu di desktop / klik kanan My Network Places, kemudian pilih Properties



3. Klik kanan Local Area Connection, kemudian pilih Properties

4. Pilih General Tab, sorot Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tombol Properties;

5. Konfigurasi IP Address seperti gambar di atas, setelah itu kemudian Klik OK;
Ket : Preferred DNS Server standart adalah : 192.168.1.1
Pengisian diatas, saya isi dengan DNS Layanan Speedy, dimana DNS tersebut mengambil dari area saya tinggal saat setting Speedy itu

Catatan : Anda bisa juga mengkonfigurasi komputer untuk mendapatkan IP address secara automatic, pilih "Obtain an IP adress automatically" dan "Obtain DNS server address automatically" seperti pada tampilan gambar di atas.

Selanjutnya, Anda dapat menjalankan Ping command di command promp untuk verifikasi network connection. Klik Start menu di desktop, select run tab, ketik cmd atau langsung perintah ping 192.168.1.1 kemudian tekan Enter.

Jika hasil test yang ditampilkan sama dengan gambar di bawah, koneksi antara PC dengan router/modem sudah benar.

Jika hasil test yang ditampilkan sama dengan gambar di bawah, itu artinya koneksi antara PC dengan router/modem gagal atau tidak tersambung.

Setelah PC sudah terkonfigurasi dengan benar,selanjutnya, Anda bisa melakukan konfigurasi router/modem melalui web browser dengan mengetikan IP address router/modem di URL field : 192.168.1.1

Setelah itu, Anda akan melihat layar seperti berikut, masukan default User Name admin dan default Password admin kemudian klik OK, untuk mengakses Quick Setup screen. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk melengkapi Quick Setup.

Langkah 1, Pilih Quick Start tab, kemudian klik Run Wizard, Anda akan melihat tampilan seperti di bawah ini, kemudian klik tombol NEXT;

Langkah 2, Mengkonfigurasi waktu bagian untuk router/modem, kemudian klik tombol NEXT;

Langkah 3, pilih connection type untuk konek ke ISP (kita pilih PPPoE/PPPoA mode untuk contoh akses ke TELKOMSpeedy di sini) kemudian klik tombol NEXT;

Langkah 4, konfigurasi option di bawah ini sesuai dengan account yang diberikan ISP seperti: Username, Password, VPI, VCI, dan Connectio Type, kemudian klik tombol NEXT;



 referensi & link yang berhubungan dengan TP-Link
http://www.tp-link.com/english/soft/200862154543.pdf

http://www.tp-link.com/
http://speedytrouble.blogspot.com/
http://www.tp-link.com/support/showfaq.asp?id=10
http://budiarto-rahmat.co.cc/index.php?option=com_content&view=article&id=46&Itemid=54

Saturday, 29 May 2010

Setting Wireless Router TP-Link dengan Speedy

TP-Link WR340G Cara untuk men-seting dan meng-konfigurasi router ini dengan modem speedy, tinggal mengikuti panduan yang ada di dalam buku manualnya, sudah cukup untuk bisa digunakan akses ke internet.

Setelah menghubungkan modem + TP-Link router + laptop/PC dalam kondisi OFF, seperti gambar berikut:

TP-Link Configuration

Ada beberapa cara untuk melakukan setting router ini, dan saya pilih cara dengan menggunakan web browser.

* Untuk bisa setting routernya, kita harus masuk ke web admin nya dengan mengetikan IP router di Web Browser, dan biasanya IP yang digunakan adalah : 192.168.1.1
* Ketika ditanya username & password, masukkan default username & password router (keterangannya ada di buku manualnya), biasanya, username: admin, password: admin
* Setelah masuk di web Administrasi router TP-Link, disarankan untuk mengganti IP router/TP-Linknya, karena modem ADSL nya sendiri biasanya di set dgn IP: 192.168.1.1
* Masuk ke menu : Network -> LAN ganti IP TP-Linknya, dalam hal ini, saya mengubah IP TP-Linknya menjadi : 192.168.2.1 dan Subnet Mask: 255.255.255.0

* Disarankan juga untuk mengganti password defaultnya dengan cara memilih menu : System Tools -> Password selain ada pilihan mengganti password, juga anda disarankan untuk mengubah username defaultnya.

* Restart TP-Link dengan memilih menu: System Tools -> Reboot
* Tunggu beberapa saat, dan untuk masuk ke halaman web admin router/TP-Link nya, gunakan IP yang baru: 192.168.2.1 dan masukan username & password yang baru
* Setelah masuk ke halaman administrator, pilih menu: Quick Setup dan ikuti langkah selanjutnya (klik tombol NEXT)
* Pada saat Choose WAN Connection Type, pilih Dynamic IP; klik tombol NEXT
* Pada halaman Wireless:
1. Wireless Radio: Enable
2. SSID : isi dengan nama ID yang akan di broadcast pada saat signal WiFi di pancarkan
3. Region: Indonesia
4. Channel: biarkan sesuai default yang ada (Dalam kasus saya, diganti dengan 11 ** channel yang biasa digunakan secara umum **)
5. Mode: 54Mbps (802.11g)
6. Next
7. Finish

* Selanjutnya, setting Gateaway & DNS nya sesuai dengan setting SPEEDY, masuk ke menu: Network -> WAN
1. Klik Renew pada bagian Gateaway, dan isi dengan IP Modem: 192.168.1.1
2. Pilih/checklist bagian Use These DNS Server
3. Primary DNS: 203.130.196.5
4. Secondary DNS: 202.134.0.155
5. Save

* Selanjutnya, setting untuk security routernya, agar tidak bisa digunakan oleh siap saja dengan memilih menu Wireless -> Wireless Setting (berikut ini contoh setting yang saya gunakan, anda bisa memilih setting yang berbeda dengan contoh di bawah ini)

1. Beberapa setting sudah dipilih sesuai dengan setting sebelumnya
2. Pilih/Klik Enable Wireless Security
3. Security Type: WEP
4. Security Option: Automatic
5. WEP Key Format: Hexadecimal
6. Key1: 1234567890 (bisa diganti); Key Type: 64bit
7. Save

* Sampai tahap ini, router sudah bisa digunakan, namun untuk lebih memastikan, ada beberapa hal yang bisa disetting terlebih dahulu sebelum router nya di REBOOT

* Setting range IP Client DHCP pada TP-Link nya dengan memilih menu : DHCP -> DHCP Setting, isi range IP sesuai dengan yang dikehendaki, misal: Start IP Address: 192.168.2.100 & End IP Address: 192.168.2.199, klik SAVE

* Cek juga setting Time dengan memilih menu: System Tools -> Time sesuaikan dengan timezone dan waktu anda, klik SAVE

* Reboot router TP-Link dengan memilih menu: System Tools -> Reboot
* Router TP-Link anda siap digunakan. Cabut kabel LAN dari laptop/PC dan aktifkan WiFi nya, coba untuk search WiFi (SSID) router dan masukkan WEP yang telah di set pada saat melakukan koneksi ke router

sumber
http://komputerdasar- setting-wireless-router-tp-link-dengan.html

Cisco Router and Security Device Manager

 

Instal Router menggunakan Mikrotik RouterOS

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer

manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur lengkap untuk network dan wireless.


Kemudian di extrack dan kemudian burn ke CD itu file ISO nya.

1. Install Mikrotik OS

– Siapkan PC, minimal Pentium I juga gak papa RAM 64,HD 500M atau pake flash memory 64

– Di server / PC kudu ada minimal 2 ethernet, 1 ke arah luar dan 1 lagi ke Network local

– Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM

– Boot dari CDROM

– Ikuti petunjuk yang ada, gunakan syndrom next-next dan default

– Install paket2 utama, lebih baiknya semua packet dengan cara menandainya (mark)

– Setelah semua paket ditandai maka untuk menginstallnya tekan “I”

– Lama Install normalnya ga sampe 15menit, kalo lebih berarti gagal, ulangi ke step awal

– Setelah diinstall beres, PC restart akan muncul tampilan login

2. Setting dasar mikrotik

Langkah awal dari semua langkah konfigurasi mikrotik adalah setting ip

Hal ini bertujuan agar mikrotik bisa di remote dan dengan winbox dan memudahkan kita untuk

melakukan berbagai macam konfigurasi

– Login sebaga admin degan default password ga usah diisi langsung enter

Gantilah dengan ip address anda dan interface yg akan digunakan untuk meremote sementara

Di sini akan saya terangkan dengan menggunakan 2 cara yaitu dengan dengan text dan winbox.

I. Langkah setting Mikrotik TEXT

————————————————

Mari kita mulai dengan asumsi proses install sudah berhasil

1. Install – OK

2. Setting IP eth1 222.124.xxx.xxx (dari ISP)

perintah :

ip address add address 222.124.xxx.xxx netmask 255.255.255.xxx interface ether1

IP tersebut adalah IP public / IP yang yang ada koneksi Internet

3. Setting IP eth2 192.168.1.254

perintah :

ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2

IP tersebut adalah IP Local anda.

Sekarang lakukan ping ke dan dari komputer lain, setelah konek lanjutkan ke langkah

berikutnya, kalo belum ulangi dari langkah no 2.

4. Setting Gateway

perintah :

ip route add gateway=222.124.xxx.xxx (dari ISP)

5. Setting Primary DNS

perintah :

ip dns set primary-dns=203.130.208.18 (dari ISP)

6. Setting Secondary DNS

perintah :

ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 (dari ISP)

7. Setting Routing masquerade ke eth1

perintah :

ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1

Untuk terakhir lakukan test ping ke Gateway / ke yahoo.com, bila konek maka Mikrotik anda dah siap

di gunakan.

II. Langkah setting Mikrotik Via WinBox

———————————————————-

1. Setelah install Mikrotik sudah OK, selanjutnya masukkan IP sembarang untuk remote.

Misal

ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2

Kemudian buka browser dengan alamat IP tadi, dan download Winbox

selengkapnya baca dari sumbernya disini lengkap dengan gambar

How to install my TP-LINK wired Router for broadband DSL that uses PPPoE?

Setting Modem TP-LINK TD-8817 ADSL2/2+Ethernet/USB Router

Gambar Modem TP-Link TD-8817

1. Installasi Hardware

Gambar Layout Modem TP-Link TD-8817

2. Konfigurasi PC

Setelah mengkoneksikan PC dengan Modem TD-8817 atau mengkoneksikan adapter anda ke Switch/HUB yang tersambung ke Router, anda harus mengkonfigurasi IP Address komputer anda. Ikuti langkah-langkah konfigurasi dibawah.

* Klik Start menu di desktop, klik kanan My Network Places, kemudian pilih Properties;

* Klik kanan Local Area Connection, kemudian pilih Properties;

* Pilih General Tab, sorot Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tombol Properties;

* Konfigurasi IP Address seperti gambar di bawah, setelah itu kemudian Klik OK;

Ket: Anda bisa juga mengkonfigurasi komputer untuk mendapatkan IP address secara automatic, pilih "Obtain an IP adress automatically" dan "Obtain DNS server address automatically" seperti pada tampilan gambar di atas.



Selanjutnya, Anda dapat menjalankan Ping command di command prompt untuk verifikasi network connection. Klik Start menu di desktop, select run tab, ketik cmd atau langsung perintah ping 192.168.1.1 kemudian tekan Enter. Jika hasil test yang ditampilkan sama dengan gambar di bawah, koneksi antara PC dengan router/modem sudah benar.

Jika hasil test yang ditampilkan sama dengan gambar di bawah, itu artinya koneksi antara PC dengan router/modem gagal atau tidak tersambung.



3. Konfigurasi USB

Jika anda ingin menggunakan perangkat USB sebagai pengganti kabel Ethernet RJ45, anda harus terlebih dahulu menginstall driver USB tersebut. Anda bisa mendapatkannya dari CD bawaan produk modem tersebut atau bisa juga mengakses ke alamat website (http://www.tp-link.com).

Langkah-langkah installasi driver USB :

*
Sambungkan komputer ke Modem dengan kabel Ethernet USB, Kemudian klik kanan Start → Explore → klik gambar CD → pilih TD-8817 → pilih Xp → klik 2x Setup.exe.
*
Kemudian muncul TP-Link ADSL USB Router Instalation, klik Next untuk melanjutkan.

* Kemudian tahap instalasi dimulai, tunggu beberapa menit.

* Setelah itu muncul pesan bahwa installasi telah berhasil, klik Finish untuk menyelesaikan installasi.



4. Konfigurasi Modem

Didalam penyettingan Modem terdapat 2 type, yaitu PPP dan Bridge.

a. PPP

Untuk type PPP terdapat 2 jenis, yaitu PPPoA ( Point-to-Point Protocol over ATM) dan PPPoE ( Point-to-Point Protocol over Ethernet).

Karakteristik PPPoA dan PPPoE yaitu :

*
Koneksi internet digunakan sendiri atau dibagi ke beberapa PC menggunakan switch/HUB,
*
Koneksi internet menggunakan pilihan paket unlimited, sehingga tidak masalah jika selalu terhubung ke internet selama 24 jam,
*
Menginginkan agar tidak menggunakan server/access point untuk membagi bandwidth, karena modem dapat bertindak sebagai server untuk membagi bandwidth serta menggunakan switch/HUB. Namun, konsekuensinya adalah beban kerja modem bertambah, sehingga umur modem menjadi lebih singkat.

Langkah-langkah Setting PPP :

Setelah PC sudah terkonfigurasi dengan benar, selanjutnya, Anda bisa melakukan konfigurasi router/modem melalui web browser dengan mengetikan IP address router/modem di URL field: 192.168.1.1

Setelah itu, Anda akan melihat layar seperti berikut, masukan default User Name admin dan default Password admin kemudian klik OK, untuk mengakses Quick Setup screen. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk melengkapi Quick Setup.

* Pilih Quick Start tab, kemudian klik Run Wizard, Anda akan melihat tampilan seperti di bawah ini, kemudian klik tombol NEXT;

* Konfigurasi waktu untuk Roter, Kemudian klik klik NEXT;

*
Pilih connection type untuk konek ke ISP (kita pilih PPPoE/PPPoA mode untuk contoh akses ke TELKOMSpeedy di sini) kemudian klik tombol NEXT;

*
Konfigurasi option di bawah ini sesuai dengan account yang diberikan ISP seperti: Username, Password, VPI : 8, VCI : 81, dan Connection Type, kemudian klik tombol NEXT;

* Klik tombol NEXT untuk mengakhiri Quick Setup;

*
Untuk mengecek apakah modem sudah konek atau belum dengan mengklik tombol Status → Device Info, lihat pada bagian statusnya apakah sudah connected atau belum.



b. Bridge

Karakteristik Bridge yaitu :

*
Koneksi internet digunakan pada 1 PC saja, atau koneksi internet di- share dengan beberapa PC menggunakan server/access point,
*
Koneksi internet menggunakan pilihan paket quota, sehingga tidak selalu terhubung ke internet selama 24 jam,
*
Menginginkan kerja modem yang lebih ringan, karena jika koneksi di- share maka modem tidak dijadikan sebagai server untuk membagi bandwidth, sehingga modem lebih awet. Namun konsekuensinya, untuk membagi bandwidth diperlukan tambahan server/access point.

Langkah- langkah Setting Bridge :

* Ketik IP Address router/modem di URL field: 192.168.1.1

*
Setelah itu akan muncul pesan seperti gambar di bawah, masukan default User Name admin dan default Password admin kemudian klik OK, untuk mengakses Quick Setup screen. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk melengkapi Quick Setup.

* Pilih Quick Start tab, kemudian klik Run Wizard, Anda akan melihat tampilan seperti di bawah ini, kemudian klik tombol NEXT;

* Konfigurasi waktu untuk Roter, Kemudian klik klik NEXT;

* Pilih connection type untuk konek ke ISP (kita pilih BRIDGEmode untuk contoh akses ke TELKOMSpeedy di sini) kemudian klik tombol NEXT;

* Isikan Connections name dengan nama sesui kehendak pilih type connections sesuai kebutuhan (contoh : Speedy);
* Untuk Bridge connections kita hanya perlu mengisikan VPI dan VCI untuk standar Speedy 8 dan 81 , kemudian klik tombol NEXT;
* Klik tombol NEXT untuk mengakhiri Quick Setup;

* Setelah selesai menyetting klik Save agarmendapatkan efeknya.

Untuk type BRIDGE kita harus memerlukan dial up connections, langkah-langkahnya sebagai berikut :

Dial Up dapat dibuat pada Start → Control Panel → Network Connections → Create a new Connections → Next → pilih Connect to the Internet kemudian Next → pilih Set up my connections manually lalu Next → pilih connect using a broadband…… lalu Next → isikan ISP name : Speedy lalu Next → kemudian isikan username dan password (terdapat pada bungkusan modem) lalu confirm (ulangi) password , Next → contreng add shortcut , Finish .

create1.jpg

connect-to-internet.jpg

using-broadband.jpg

Apabila sudah selesai membuat dial up connections, selanjutnya hanya tinggal mengkoneksikan komputer ke Internet dengan cara mengklik 2x Icon Connections yang bertuliskan SPEEDY yang berada di Desktop, atau bisa juga di Start → Control Panel → Network Connections → klik 2x pada icon SPEEDY, kemudian klik Connect. Selanjutnya tinggal buka Internet Explorer dan ketik alamat web yang anda ingin buka.

sumber referensi dan disini
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 
Powered by Blogger.

Total Pageviews

Contact Us

Name

Email *

Message *

Copyright 2013 Komputer dan Jaringan Powered by Blogger