Tuesday, 10 April 2012

Cara Membuat Nomor Halaman dengan Nomor Bab di Word 2007

Tutorial kali ini akan membahas cara membuat nomor halaman dengan nomor bab. Nomor bab menggunakan angka romawi, sedangkan nomor halaman menggunakan angka arab seperti contoh gambar di atas.

Ada hal-hal yang perlu diperhatikan saat membuat nomor halaman dengan nomor bab, yakni:
•    Judul bab harus menggunakan Heading style.
•    Nomor bab harus menggunakan daftar otomatis atau Multilevel List yang sudah disediakan Microsoft Word.
•    Setiap bab harus dipisahkan oleh section break.

Jika Anda belum memahami penggunaan style, multilevel list, dan section break, saya sarankan untuk membaca artikel berikut:
•    Cara Membuat Daftar Multilevel di Word 2007
•    Menggunakan Styles di Word 2007: Untuk Format Dokumen yang Konsisten
•    Gunakan Section Break untuk Mengatur Layout dan Format Dokumen di Word 2003/2007

Berikut langkah-langkah membuat nomor halaman dengan nomor bab di MS Word 2007:
1.    Klik pada awal dokumen untuk mengetik judul bab 1. Contoh, Pendahuluan.
2.    Selanjutnya kita akan membuat nomor bab sekaligus memberinya Heading style.
a.    Pada Home tab, Paragraph group, klik tanda panah pada Multilevel List dan pilih format yang ada tulisan 1 Heading 1.
b.    Tampilan judul bab akan menjadi seperti gambar berikut.


c.    Ubah nomor bab dari angka arab menjadi angka romawi dengan cara berikut:
Pada Home tab, Paragraph group, klik tanda panah pada Multilevel List dan pilih Define New Multilevel List.

d.    Di bagian Number style for this level, pilih angka romawi dan kemudian klik OK.


3.    Selanjutnya kita akan membuat nomor halaman.
a.    Pada Insert tab, Header & Footer group, klik Page Number, dan pilih Format Page Numbers.

b.    Buat pengaturan seperti gambar berikut. Centang kotak Include chapter number dan di bagian Start at, isi dengan angka 1.

c.    Klik OK.
d.    Selanjutnya kita akan menyisipkan nomor halaman di kanan atas seperti contoh gambar.
Caranya: pada Insert tab, Header & Footer group, klik Page Number, pilih Top of Page, dan klik Plain Number 3.


e.    Hasilnya, nomor bab dan nomor halaman muncul di kanan atas seperti gambar berikut.

4.    Untuk membuat nomor halaman di bab 2, lakukan cara berikut:
a.    Klik pada akhir halaman bab dan buat section break.
Caranya: Pada Page Layout tab, Page Setup group, klik Breaks, dan pilih Section Breaks – Next Page.
b.    Di awal section baru untuk bab 2, Copy dan Paste judul bab 1. Sehingga hasilnya menjadi seperti gambar berikut. Nomor bab akan otomatis berubah menjadi bab II. Ubah tulisan Pendahuluan menjadi judul bab 2.


c.    Perhatikan gambar di atas, nomor halaman di bab 2 masih tetap dimulai dari angka 1. Untuk mengubahnya, lakukan cara berikut: Klik ganda Header yang berisi nomor halaman II-1.
d.    Di Design tab, Navigation group, klik Link to Previous untuk menonaktifkannya.

e. Pada Design tab, Header & Footer group, klik Page Number, dan pilih Format Page Numbers.
f.    Di bagian Page numbering, klik Continue from previous section dan klik OK.
5.    Ulangi langkah 4a dan 4b untuk membuat bab selanjutnya





file ini juga bs di baca di link berkut ini :
http://computer1001.blogspot.com/2011/03/cara-membuat-nomor-halaman-dengan-nomor.html
 

Beberapa cara Mengatasi “USB Device Not Recognized”

Mungkin sebagian kita pernah mengalami masalah ketika USB flash drive atau media berbasis USB tiba-tiba tidak terdeteksi oleh Windows, dengan muncul pesan “USB Device Not Recognized” atau pesan lainnya. Hal itu bisa disebabkan oleh berbagai hal, berikut beberapa cara yang bisa dicoba untuk memperbaiki masalah tersebut.

Untuk memastikan bahwa bukan USB drive kita yang bermasalah (rusak), sebaiknya dicoba memasang di komputer atau laptop lain jika ada. Jika di komputer lain USB masih terdeteksi dengan normal, berarti komputer (windows) kita yang bermasalah dan beberapa cara berikut bisa dicoba untuk mengatasinya.
Restart Komputer

Cara paling awal yang bisa dilakukan, mungkin hal ini bisa memacahkan masalah tersebut.
Melepas kabel power supply (battery untuk laptop)

Mungkin cara ini memang tidak populer (bisa dikatakan ‘aneh’), tetapi ketika membaca berbagai tanggapan akan permasalahan ini di situs Microsoft, ternyata menggunakan cara ini banyak yang berhasil. Caranya dengan mematikan komputer kemudian melepas kabel power supply (listrik) yang terpasang ke Komputer, kemudian tunggu satu atau beberapa menit dan pasang kembali kabel power tersebut.

Untuk laptop, melepas kabel saja belum cukup, tetapi juga harus melepas battery laptop dan tunggu beberapa menit kemudian pasang kembali. Jika langkah ini berhasil, kemungkinan yang bermasalah di chipset Motherboard komputer tersebut. Dengan melepas power supply, maka motherboard akan melakukan inisialisasi ulang sistem didalamnya.
Gunakan System Restore

Jika System Restore di komputer aktif, kita bisa mengembalikan setting dan konfigurasi sistem komputer ke waktu atau keadaan sebelum USB tidak terdeteksi. Perlu di ingat bahwa dengan sistem restore, maka program atau aplikasi yang ada setelah waktu/tanggal Restore akan hilang (tergantung setting drive mana yang di monitor).

System Restore bisa diakses melalui menu Start > Programs > Accessories > System Tools > System Restore.
Uninstall USB Host Controller melalui Device Manager

Langkah ini juga dilaporkan banyak yang berhasil mengatasi masalah USB Device Not Recognized. Langkah detailnya sebagai berikut :

    Buka COntrol Panel dan pilih Device Manager. Atau klik kanan My Computer dan pilih Properties, kemudian pilih menu Device Manager. Cara lain ketikkan Devmgmt.msc di meu Run dan klik OK, selanjutnya dari window yang muncul pilih Device Manager
    Pilih “Universal Serial Bus Controllers” ( biasanya terletak di bagian paling bawah), dan klik dua kali untuk melihat tampilan seperti berikut:
    Klik kanan dari daftar yang ada kata-kata “Host Controller” kemudian pilih Uninstall. Lakukan satu persatu, ingat yang ada kata “Host Controller” saja, kecuali ada masalah dengan port USB lainnya (sesuai dengan di daftar yang ada)
    Setelah selesai Restart, maka Windows akan otomatis melakukan installasi ulang driver USB di komputer

Jika setelah restart windows tidak melakukan installasi ulang driver USB, buka kembali Device Manager, dan klik kanan “Universal Serial Bus COntrollers” kemudian klik menu “Scan for hardware changes”. Biasanya langkah diatas bisa mengatasi masalah USB tidak terdeteksi.
Gunakan Microsoft FixIt
Mungkin ini cara yang di rekomendasikan, yaitu dengan menggunakan Tools dari Microsoft yang didesain khusus untuk mengatasi masalah USB yang tidak terdeteksi. Kunjungi halaman Diagnose and fix Windows USB problems automatically, selanjutnya klik tombol Run Now, maka ada di download tools kecil FixIt. Setelah selesai jalankan file tersebut (memerlukan koneksi internet untuk menggunakan program ini, karena akan mengunduh file yang lebih besar dari Microsoft).
Alternatifnya download versi Offline yang sudah saya downloadkan dan saya upload ke DropBox berikut FixIt Windows Xp,Vista,7 (26 MB) atau FixIt Windows 7 ( 10 MB). Buka folder FixIt Portable dan jalankan file Launch Fix it.exe.

Mungkin masih ada (banyak) berbagai cara lain yang bisa dicoba, termasuk menggunakan software pihak ketiga. Jika anda mempunyai cara atau alternatif lain, silahkan berbagi melalui komentar.

Cara Menginstall Linux Redhat 9

1. Booting dari CD atau DVD


2. Tekan enter


3. Pilih Skip
4. Tekan enter


5. Klik next


6. Pilih bahasa yang agan inginkan
7. Klik next


8. Pilih U.S. English
9. Klik next


10. Pilih Wheel Mouse (PS/2)
11. Klik next


12. Karena saya menggunakan komputer saya sendiri jadi saya memilih Personal Desktop. Workstation untuk perusahaan. Server untuk komputer yang digunakan hanya sebagai server saja. Custom untuk memilih secara manual
13. Klik next


14. Agar cepat dalam menginstall redhat 9 sebaiknya agan memilih yang paling atas yaitu Automatically Partition


15. Jika komputer masih ada data, misal: sudah ada windowsnya. Maka muncul pesan Warning
16. Klik Yes


17. Pilih Remove all Linux Partition on this system
18. Klik next


19. Klik Yes


20. Klik next


21. Pilih automatically via DHCP
22. Klik next


23. Pilih Use default firewall rules
24. Klik next


25. Klik next


26. Pilih dimana lokasi agan sekarang


27. Isi Root password sesuai keinginan agan
28. Isi Confirm dengan password yang sudah agan isi sebelumnya


29. Pilih Accept the current package list
30. Klik next


31. Klik next


32. Tunggu proses kira-kira kurang lebih 7 menit


33. Masukkan CD kedua
34. Klik OK
35. Tunggu beberapa saat


36. Masukkan CD ketiga
37. Klik OK
38. Tunggu beberapa saat


39. Pilih No, I do not want to create a boot diskette
40. Klik next


41. Pilih VESA driver (generic)
42. Klik next


43. Pilih Unprobed Monitor
44. Klik next


45. Screen Resolution bisa agan pilih sesuai dengan ukuran layar monitor agan
46. Klik next


47. Klik Exit untuk restart system dan komputer sekaligus untuk menyelesaikan instalasi redhat 9


48. Tekan enter atau biarkan saja dalam waktu 10 detik agan akan langsung masuk


49. Klik forward


50. Isi Username sesuai keinginan agan, misal saya memakai nama bkj. Isi Full name sesuai keinginan agan, sama juga tidak masalah. Isi Password sesuai keinginan agan atau sama dengan password yang awal tadi waktu menginstall redhat 9, samakan Confirm password dengan password yang sudah agan isi sebelumnya
51. Klik forward


52. Atur Date and Time sesuai dengan tanggal dan waktu yang ada di tempat agan
53. Klik forward


54. Klik forward


55. Pilih No, I do not want to register my system, karena agan bisa mengkonfigurasinya setelah agan sudah masuk ke tampilan redhat 9


56. Klik forward


57. Klik forward


58. Masukkan Username yang sudah agan isi tadi
59. Tekan enter


60. Masukkan Password yang sudah agan isi tadi
61. Tekan enter


62. Inilah tampilan Linux Redhat 9.
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 
Powered by Blogger.

Total Pageviews

Contact Us

Name

Email *

Message *

Copyright 2013 Komputer dan Jaringan Powered by Blogger