Saturday, 23 April 2011

Norton Ghost, Backup dan Install Windows

 Untuk melakukan praktek, kita perlu program Cloning Tool. Sebenarnya banyak sekali program semacam ini yang beredar di pasaran, diantaranya Symantec/Powerquest Disk Image, Roxio GoBack, Windows System Restore, dll. Nah, kali ini kita akan ‘bermain’ dengan Program Norton Ghost 11.5 yang dapat Anda temukan dalam Hiren's Boot CD 9.8

Norton Ghost menyediakan fungsi backup dan restore dengan mudah. Dengan bantuan Hiren’s Boot CD, Anda bisa melakukan prose backup dan restore instalasi Sistem Operasi Anda dengan mudah, praktis dan cepat. Ya, nggak secepat kilat dalam arti sebenarnya sih.. Tapi jauh lebih cepat daripada jika Anda harus menginstall Windows dari awal berikut program yang akan Anda gunakan.
Sebelumnya, persiapkan perlengkapan yang dibutuhkan sebagai berikut:


•    Komputer atau Notebook target yang dilengkapi drive CD/DVD untuk menjalankan Hiren’s Boot CD. Saya sarankan minimal terdapat 2 partisi, sistem C:/ atau drive yang berisi instalasi Windows dan partisi lain untuk menyimpan image
•    CD Hiren’s Boot CD 9.8 berisi Norton Ghost 11.5 atau Hiren’s Boot USB Flashdisk
•    Flashdisk/keping DVD untuk menyimpan backup file image (Optional)
Prinsip kerja
Pada dasarnya, ada dua langkah yang Anda lakukan
1.    Membuat backup Data Partisi PC yang berisi Sistem Operasi Windows ke dalam File Image . File ini berisi rekaman komplit file sistem operasi Anda berikut program yang telah ter-install didalamnya. File ini harus disimpan di partisi selain partisi Windows itu sendiri. Misalnya Anda punya C:/ yang bersi instalasi Windows, Anda harus menyimpan file image di partisi selain C:/. Itulah mengapa di atas saya menyarankan minimal ada 2 partisi.
Perlu saya tekankan bahwa, langkah ini mutlak diperlukan jika Anda ingin bisa melakukan langkah restorasi/pemulihan sistem dengan cepat. Dengan kata lain, tanpa adanya file Image Anda tidak bisa melakukan restorasi Windows.
2.    Restorasi Windows. Jika terjadi sesuatu, anda bisa memanggil file backup yang telah Anda buat sebelumnya untuk memulihkan instalasi Windows persis seperti saat file image dibuat.


Langkah Pertama, Membuat File Image.
1.    Masukkan Hiren’s Boot Flashdisk USB atau Hiren’s Boot CD sesuai dengan preferensi Anda.
2.    Nyalakan komputer, masuk ke BIOS dengan menekan DEL/F2/F8/F12 sesuai dengan BIOS PC Anda.
3.    Masuk ke Bagian Boot Sequence/Urutan Booting. Pastikan media yang Anda gunakan menempati urutan pertama booting sesuai pilihan yang anda gunakan.
4.    Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
5.    Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK]

6.    Pilih Menu > Local > Partition > To Image untuk menyimpan partisi ke dalam sebuah file image.

7.    Pilih Harddisk Fisik yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Local (1) seperti pada contoh, [OK].


8.    Pilih Partisi Harddisk yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Primary Drive seperti pada contoh, [OK]. Perhatikan atribut lainnya seperti File System (NTFS/FAT32), Label, Ukuran dsb. Pastikan Anda memilih drive yang tepat.

9.    Tentukan Partisi Harddisk mana yang akan digunakan untuk menyimpan file backup image. Beri nama pada file, misalnya Backup_1 kemudian klik [SAVE]. Perhatikan bahwa harddisk ditulis dalam urutan seperti berikut; D:1.2:[DATA] FAT, artinya adalah:
D: = Drive D:
1.2: = merupakan Harddisk Fisik Pertama Partisi Kedua
[DATA] = label DATA

10.    Selanjutnya akan muncul dialog kompresi Image File, pilih salah satu berdasarkan keterangan berikut:
No = Pilih ini jika Anda tidak ingin mengubah file image dari ukuran file windows sebenarnya
FAST = Pilihan kompresi cepat, hasilnya kurang lebih 30% dari ukuran file sebenarnya
HIGH = Pilihan kompresi tingi, hasilnya bisa sampai 60% dari ukuran file asli meski prosesnya akan sedikit lebih lambat.
Saya anjurkan Anda memilih pilihan ini untuk menghemat space harddisk. Toh Norton Ghost tidak mengubah isi file image, hanya ukuran filenya saja yang dipadatkan. Persis seperti yang dilakukan oleh WinZIP ato WinRAR.


11.    Ketika muncul dialog box ‘Procesed with partition image creation?’ Pilih [YES]

12.    Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan muncul Image Box ‘Image Creation Completed Successfully’, klik [Continue]. Klik [Quit] untuk keluar Program.
Sampai di sini Anda sudah punya satu file image dari sistem operasi Anda yang sewaktu-waktu bisa dipanggil kembali untuk melakukan restorasi. Anda bisa menggunakan Flashdisk atau Media DVD untuk menyimpan file Image ini, hanya untuk berjaga-jaga.
Nah, suatu saat jika ada masalah dengan Windows, Anda tinggal melakukan langkah restorasi berikut ini.


Langkah Kedua, Restore Windows dari Backup File Image
1.    Boot dari Hiren’s Boot CD atau Hiren’s Boot USB Flashdisk
2.    Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
3.    Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK].
4.    Pilih Menu > Local > Partition > From Image untuk me-restore partisi dari file image yang tadi telah kita buat.

5.    Temukan file Image dengan ekstensi .GHO pada drive penyimpanan Anda. Pilih, dan akhiri dengan Open.

6.    Pilih Partisi sumber/Source file image kemudian klik [OK]

7.    Pilih Harddisk fisik tujuan/Destination Restorasi Windows, [OK]

8.    Pilih Partisi Harddisk tujuan/Destination Restorasi. Pilih Primary [OK]

9.    Ketika Muncul Dialog Box ‘Prosses With Partition Restore?’ klik [Yes]
10.    Tunggu hingga selesai 100%
11.    Klik [Reset Computer] untuk me-restart Komputer.
----------------------------------------------------------

report ini bisa anda baca juga dari : http://guntingbatukertas.com/

Cara membuat Ghost XP suport untuk semua MB

Ghost-ghost-an Windows XP normal umumnya akan gagal dikloningkan pada komputer lain karena masalah hardware / driver, namun dengan metode ini kita bisa memecahkan masalah tersebut

Untuk membuat image ghost universal sebetulnya caranya sangat mudah, kita hanya butuh dua aplikasi utama yaitu SPAT (System Preparation Assisted Tool) dan Skydriver atau easy driver dari sky123.org

SPAT akan membuat Windows berkonfigurasi tertentu dan membuat skydriver atau Easydriver sebagai pendeteksi driver yang dibutuhkan dan menginstallnya otomatis saat pertama kali booting dari hasil ghost-ghost an (dan Windows induk pun terkena nasib yang sama, sehingga semua driver yang sudah diinstall akan dihapus dan dihilangkan otomatis oleh SPAT). Sehingga setelah ujicoba ini Windows pun saat di restart akan seperti ghost-ghost an, akan melakukan setup mini terhadap driver yang telah dihapus.


Langkahnya :

1.    Install (konfigurasikan) Windows XP anda sebaik mungkin dan selengkap mungkin seperti yang anda inginkan. Dan hapus file yang tidak berguna. Untuk aplikasi driver tidak masalah diinstall atau belum.

2.    Download dua aplikasi yang dimaksud. SPAT download di sini , dan Easydriver di sini . atau disini untuk windows 7

3.    Ekstrak SPAT dimana saja boleh, tapi untuk Easydriver harus di C:\Sysprep, buat folder "Sysprep" pada C:\ atau rename saja folder ekstrakan easydrivernya dengan "Sysprep".

4.    Siapkan gambar background setup yang akan tampil pada saat image ghost pertama diboot dan sysprep melakukan installasi mini. Misal setup.jpg (bisa 800x600 atau 1024x768 24 bit format jpg). Taruh gambar itu pada folder C:\Sysprep (jika anda ingin mengganti gambar, jika tidak tidak masalah)

5.    Jalankan SPAT*.EXE. Kita menuju ke menu tab "General" dan pilihlah "select all". Klik pada "Background picture" dan pilih setup.jpg yang sudah disiapkan (C:\Sysprep\setup.jpg).

6.    Masuklah pada tab "Interface" dan pilihlah "Run before mini-setup" dan pastikan anda menambahkan C:\Sysprep\Easydrv.exe (setup….atau nama semisalnya dari Skydriver atau easydriver).

7.    Masuklah ke tab "Reseal" dan pilihlah/centang hal-hal yang anda sukai.

8.    Kembali ke tab "General" dan klik "sysprep".

9.    Sysprep akan bekerja 2 - 5 menit, biarkan hingga berhenti sendiri dan window nya hilang sendiri. Setelah selesai tunggu sekira 1 menit, lalu Shutdownlah Windows anda. Siapkan booting dari CD atau USB yang ada Norton Ghost atau aplikasi kloning lainnya (misal Hiren'sboot cd atau True image ).

10.    Pada saat itu posisi drive C:\ siap di kloning dan simpan hasilnya pada drive lain. Image ghost nya bisa dijadikan master windows semua pc dan laptop / netboot yang mendukung Windows. 

 sekarang langkah selanjutnya yaitu membuat Image dengan Norton Ghost, selengkapnya klik disini

---------------------------------
sumber referensi anda bisa membaca juga di:
boloplekcd.blogspot.com

Saturday, 22 January 2011

Tips Mempercepat kinerja Internet

Langkah-langkah :

Tweak Registry

   1. Start –> Run
   2. Ketikkan “regedit” –> OK
   3. Cari alamat HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/Current ControlSet/services/Tcpip/ServiceProvider
   4. Di direktori ServiceProvider ubah nilai berikut:
      - DnsPriority = 1
      - HostsPriority = 1
      - LocalPriority = 1
      - NetbtPriority = 1
   5. Restart komputer

Mengubah Bandwidth pada Windows

   1. Start –> Run
   2. Ketikkan “gpedit.msc” –> OK
   3. Pada Computer Configuration, pilih Administrative Templates
   4. Klik Network –> QoS Packet Scheduler
   5. Pada window sebelah kanan, double klik limit reservable bandwidth
   6. Ubah setting menjadi enabled
   7. Ubah bandwidth limit (%) menjadi 0 (nol)
   8. OK

Perbedaan Intel Core i5 vs Core i7, Socket, Turbo Mode, HT

Perbedaan processor Intel Core i5 vs Core i7 pada socket dan chipset, turbo mode, Triple-Channel DD3 dan Dual-Channel Memory, hyper-threading, dan power user Socket dan Chipset Baru

Perbedaan yang paling utama dari processor Intel core i5 dengan core i7 adalah di socket yang dipergunakan.

Core i5 dan beberapa core i7 menggunakan socket LGA1156. Sedangkan pada core i7 terbaru telah menggunakan socket LGA1366. Core i7 yang menggunakan socket LGA1156 antara lain Core i7 870 (2.93 Ghz, Cache 8 Mb) dan Core i7 875K (2.93 Ghz, Cache 8 Mb).

Sedangkan core i7 yang menggunakan socket LGA1366 antara lain Core i7 920 (2.66 Ghz, Cache 8 Mb), Core i7 930 (2.80 Ghz, Cache 8 Mb),Core i7 950 (3.06 Ghz, Cache 8 Mb), Core i7 960 (3.2 Ghz, Cache 8 Mb) dan core i7 terbaru lainnya.

Socket LGA1156, pada awalnya berpasangan dengan chipset P55 yang di design untuk mainstream chipset, yang mana mempunyai fitur yang kurang tapi mempunyai biaya yang lebih rendah. Pada chipset terbarunya, Intel merilis chipset H55, H57, dan Q57 yang merupakan lower-end chipsets yang diperuntukkan processor core i5 600-series. Chipset H55, H57, dan Q57 tidak berbeda jauh dengan P55 tetapi ditujukan untuk sistem harga yang lebih rendah lagi.

Turbo Mode Salah satu fitur yang menjadi perbedaan antara core i5 dan core i7 adalah fasilitas turbo mode. Processor core i7 dilengkapi dengan turbo mode, yang mana suatu saat akan melakukan overclock sendiri jika salah satu core tidak dipergunakan. Misal pada Core i7-965 yang mempunyai core speed 3.20 GHz, akan bisa menjadi 3.46 GHz saat turbo mode aktif sepenuhnya. Triple-Channel DD3 dan Dual-Channel Memory Pada core i7 yang berpasangan dengan chipset X58, menggunakan triple-channel DDR3 memory. Ini berarti bahwa yang paling baik adalah membeli RAM dalam kelipatan tiga. Hal ini terasa kurang fleksibel dan membutuhkan pengeluaran lebih untuk pembelian RAM.

Core i5 menggunakan traditional dual-channel memory. Ini berarti bahwa biaya untuk pembelian RAM akan menjadi lebih murah. Pada Core i7 yang terbaru, sudah support dual-channel memory, bukan triple-channel lagi. Tapi untuk sebagian user, hal tersebut akan menjadikan perbedaan kerja yang signifikan. Hyper-threading Perbadaan lainnya yang signifikan adalah bagaimana Core i7 dan Core i5 akan menangani hyper-threading.

Hyper-threading adalah teknologi yang digunakan oleh Intel untuk mensimulasikan berberapa core yang ada pada processor. Core i7 telah memiliki quad-core, yang mana pada Windows akan muncul 8 core. Hal ini akan lebih meningkatkan kinerja saat penggunaan program multi-threading. Beberapa Core i5 memiliki fitur hyper-threading ini, tapi beberapa tidak. Core i5 750, i5 760 tidak mempunyai hyper-threading, tetapi mempunyai 4 physical cores.

Core i5 660 mempunyai hyper-threading tetapi mempunyai 2 physical cores. Tidak ada core i5 yang mempunyai lebih dari 4 physical cores atau 4 simulated cores. Ini berarti bahwa Core i5 tidak akan seperti Core i7 kecepatannya pada berat beban kerja yang multi-threaded. Power User Secara keseluruhan, prosesor Core i5 jauh lebih evolusioner dari pada revolusioner.
Meskipun processor core i5 ini agak sedikit berbeda dengan prosessor Core i7, tapi banyak fitur tambahan seperti turbo boost dan dual-channel memory. Meskipun demikian, Core i5 jelas dimaksudkan sebagai mainstream processor. Bagi yang menggunakan computer untuk aplikasi berat multi-thread akan kehilangan hyper-threading dan triple-channel memory, yang berarti bahwa Core i7 pada soket LGA1366 akan menjadi pilihan yang terbaik. Tapi bagi sebagian besar kita, bagaimanapun juga Core i5 lebih efektif pada soal biaya yang mempunyai harga kira-kira setengah dari core i7

referensi :
http://en.wikipedia.org/wiki/Intel_Core_i7

http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Intel_Core_i7_microprocessors#.22Bloomfield_XE.22_.2845_nm.29

http://www.tokovip.com/computer/processor/intel/intel-socket-lga-1366?category_id=51&page=shop.browse&limitstart=0&limit=25

Monday, 10 January 2011

mig33 Messenger v4.3.0.1



 Ini dia mig33 Messenger versi terbaru ciptaanya Om Alen1.1  langsung aja ke fitur-fiturnya

    * Semua Fitur di versi sebelumnya;

    * Alikasi lebih ringan


    * Tampilan yang lebih interaktif dan menarik
    * Kemudahan berbagi foto dengan fitur 'drag and drop'

     download di bawah ini :

     download
     http://m.intifadha.co.cc/

Wednesday, 5 January 2011

cara mengetahui MAC Address di komputer

Apa itu MAC Address ?
MAC address itu. MAC (Medium Access Control) address adalah suatu angka yang sifatnya unik yang terdiri dari 48 bit. Angka ini diperuntukkan bagi NIC (Network Interface Card) dan dikeluarkan oleh vendor dari NIC tersebut. MAC address ini (yang bisa dikatakan sebagai physical address) digunakan untuk keperluan mapping pada komunikasi jaringan yang berbasis TCP/IP.

lantas bagaimana caranya kita mengetahui MAC address, di pc kita, jika kebetulan pc kita memakai windows xp cara mengetahuinya dengan cara,start > run > ketik cmd
lantas ketik C:\>getmac atau C:\>ipconfig /all

contoh hasil dari kedua cara diatas :


mac address

Sunday, 26 December 2010

Mengatasi CorelDRAW X4 dan X5 yang tidak bisa save as, dll

Tidak Bisa Save Pada CorelDRAW X4 dan X5
Mungkin anda pengguna CorelDRAW untuk keperluan design grafis. Apabila suatu saat anda mengalami kegagalan dalam menyimpan ( save ) pada CorelDRAW X4 ataupun X5 disini saya punya langkah2 untuk mengatasi masalah tersebut.

Caranya copykan file psikey_2.dll ke folder C:\Program Files\Common Files\Protexis\License Service replace file tersebut...

Klik disini untuk download file psikey_2.dll ( file.rar (diextrak dulu)) atau disini untuk keygen


http://nofianto777.blogspot.com
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 
Powered by Blogger.

Total Pageviews

Contact Us

Name

Email *

Message *

Copyright 2013 Komputer dan Jaringan Powered by Blogger